Berita

Peran Kivlan Zen dalam Pembunuhan 4 Jenderal

Kepolisian membeberkan peranan dari mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen pada keresahan dalam perencanaan pembunuhan 4 jenderal. Wadireskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi menyebutkan bahwasanya Kivlan ialah seseorang yang memberikan perintah kepada seorang laki-laki berinisial HK alias Iwan untuk mencarikan eksekutor pembunuh 4 tokoh nasional Indonesia.
“Peran Kivlan ialah memberikan instruksi perintah untuk tersangka HK agar mencari eksekutor pembunuh,” kata Ade ketika sedang memberikan keterangan pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6). Menurut Ade, Kivlan pun memberikan uang senilai 150 juta Rupiah kepada tersangka HK agar HK membeli sebuah senjata api untuk digunakan disaat membunuh 4 tokoh nasional dan satu orang pimpinan lembaga survei.

Kivlan juga menyerahkan uang senilai 5 juta Rupiah untuk tersangka lainnya, tersangka tersebut ialah IT, IT diintruksikan untuk melakukan pengintaian kepada salah satu pemimpin lembaga survei yang juga direncanakan untuk dibunuh juga.
Ade menyebutkan jika semua pernyataan pada keterangan pers tersebut sudah sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka-tersangka tersebut sedang disidik oleh kepolisian. “Keterangan tersangka-tersangka itu sudah sangat sesuai dengan BAP tersanka-tersangka yang sedang kami sidik, nah itu juga dikuatkan ┬áoleh sebuah video testinomoni dan tersangka-tersangka tersebut pun sudah diambil sumpahnya,” katanya.

Ade melanjutkan berkata, “maka dari itu bagi kedua tersangka KZ dan HM pun patut disangka melakukan tindak pidana sebagaimana yang sudah ditulis dan diatur dalam pasal 1 UU darurat 12/1951 dengan ancaman penjara seumur hidup.”
Dalam jumpa pers tersebut, polisi juga memperlihatkan dan memutar video pernyataan dari tersangka HK alias Iwan terkait kejadian pada 21 dan 22 Mei. Iwan membeberkan pengakuannya bhawa dirinya diperintahkan oleh Kivlan untuk membeli senpi pada Maret di sekitar Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Saya diamankan pada 21 Mei terkait ujaran kebencian, kepemilikan senpi, dan ada kaitan dengan Mayjend Kivlan Zen. Sekitar Maret dipanggil ke Kelapa Gading. Saya diberi uang 150 juta untuk beli senjata laras pendek dua pucuk,” kata HK alias Iwan.

 

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy