BolaSepak – Kekalahan memalukan kembali dialami Manchester United. Di hadapan pendukungnya sendiri, Setan Merah dibantai Newcastle United dengan skor telak 0-2 di Old Trafford. Dua gol cepat di babak pertama, masing-masing dicetak oleh Isak dan Joelinton, menjadi petaka bagi tim asuhan Erik ten Hag. Kinerja buruk ini semakin memperparah krisis yang tengah melanda klub bersejarah tersebut.
Lima laga terakhir di Liga Inggris menjadi bukti nyata kemerosotan MU. Hanya satu kemenangan diraih, sisanya berakhir dengan kekalahan. Lebih miris lagi, tiga kekalahan tersebut diderita secara beruntun. Rekor buruk pun berjatuhan. Gawang MU kebobolan 18 gol di bulan Desember, menyamai rekor terburuk mereka sejak 1964. Untuk pertama kalinya sejak 1979, MU menelan tiga kekalahan beruntun di kandang sendiri. Bahkan, catatan enam kekalahan dalam satu bulan terakhir merupakan yang terburuk sejak 1930.

Gary Neville, legenda Manchester United, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Melalui Sky Sports, ia melontarkan kritik pedas: "Anda sedang menyaksikan klub sepak bola terburuk di negara ini. Mereka seburuk itu." Ia bahkan mempertanyakan kemampuan pelatih dalam menangani tim yang sedang berada di ambang jurang. "Mungkin Erik ten Hag berpikir, ‘tim macam mana ini yang saya tonton?’" ujarnya. Meski demikian, Neville sedikit optimistis dengan menyebut kekalahan ini sebagai titik balik menuju perbaikan.
Posisi MU di klasemen sementara Liga Inggris pun semakin mengkhawatirkan. Mereka tertahan di peringkat ke-14 dengan raihan 22 poin dari 19 pertandingan. Jarak tujuh poin dari zona degradasi membuat ancaman terdegradasi semakin nyata. Malam kelabu di Old Trafford ini menjadi pertanyaan besar bagi masa depan Manchester United.