BolaSepak – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan target ambisius Timnas Indonesia: lolos ke Piala Dunia. Namun, pernyataan beliau menimbulkan pertanyaan menarik: 2026 atau 2034? Jawabannya, rupanya, keduanya.
Dalam jumpa pers di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (25/2), Erick Thohir menjelaskan strategi jangka panjang, menengah, dan pendek PSSI. Target 2034 memang tercantum dalam roadmap, namun peluang emas di Piala Dunia 2026 takkan disia-siakan. "Target 2034 masuk Piala Dunia ada, tapi kita tak boleh lengah. Kesempatan di 2026 ini muncul, apakah kita akan santai atau berjuang? Tentu, kita akan agresif," tegasnya.

Erick Thohir mengambil contoh negara-negara Asia seperti Iran, Arab Saudi, dan Australia yang secara konsisten tampil di Piala Dunia. Ia menekankan pentingnya pembangunan sepak bola dari akar rumput, meliputi pembinaan liga, pelatih berkualitas, dan pemain berbakat sejak usia dini. "Ini kompleks dan tak mudah, semua harus berjalan bersamaan," tambahnya.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan enam poin dari enam laga. Posisi ini masih di bawah Australia dan Jepang, tetapi di atas Arab Saudi, Bahrain, dan China. Dua tim teratas di grup akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Tim peringkat tiga dan empat akan lanjut ke babak selanjutnya, sementara peringkat lima dan enam tersingkir.
Jadwal padat menanti Timnas Indonesia: melawan Australia (20 Maret), Bahrain (25 Maret), China (5 Juni), dan Jepang (10 Juni). Pertandingan-pertandingan ini akan menentukan langkah Garuda menuju Piala Dunia, entah itu di 2026 atau mempersiapkan diri dengan matang untuk 2034. Tantangan besar, tapi peluang tetap terbuka lebar.