BolaSepak – Erling Haaland, mesin gol Manchester City yang sebelumnya begitu ganas, kini tengah mengalami masa paceklik gol yang cukup mengkhawatirkan. Awal musim lalu, ia mencetak 10 gol hanya dalam lima pertandingan Liga Inggris. Namun, realita kini jauh berbeda.
Dalam 13 laga Liga Inggris terakhir, Haaland hanya mampu mencetak satu gol! Statistik ini sungguh kontras dengan performa awal musimnya yang gemilang. Lebih mengejutkan lagi, dalam periode tersebut, ia menciptakan 14 peluang emas (big chances), namun sebagian besar peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Ketajaman Haaland yang biasanya mematikan, kini tampak tumpul. Persentase keberhasilan tembakannya anjlok drastis. Jika di lima laga awal musim ia mampu mencetak gol dengan persentase 38,5%, kini angka tersebut merosot tajam menjadi hanya 6,4%. Bahkan, ia juga mencatatkan satu kegagalan penalti dalam laga melawan Everton pada Boxing Day.
Apakah ini pertanda penurunan performa Haaland? Atau adakah faktor lain yang menyebabkan kemarau gol sang striker? Analisis lebih lanjut tentu diperlukan untuk mengungkap rahasia di balik penurunan performa mesin gol Manchester City tersebut. Apakah strategi lawan yang berubah, kelelahan, atau faktor lain yang mempengaruhi performa sang pemain? Pertanyaan-pertanyaan ini masih menjadi teka-teki yang perlu dipecahkan.