BolaSepak – Lamine Yamal dan Pedri, dua bintang muda Barcelona, tengah menghadapi jadwal pertandingan yang super padat. Usai berjuang habis-habisan membela Timnas Spanyol, keduanya kini dihadapkan pada dua laga berat dalam waktu hanya tiga hari. Perjuangan 120 menit melawan Belanda di perempat final UEFA Nations League, yang berakhir dramatis lewat adu penalti, jelas menguras tenaga. Yamal bahkan mencetak gol di masa extra time sebelum gagal menjadi eksekutor penalti yang menentukan. Sementara Pedri menjadi pahlawan Spanyol yang memastikan langkah ke semifinal.
Namun, perjuangan belum berakhir. Tiga hari setelah laga menegangkan tersebut, Yamal dan Pedri harus langsung beraksi membela Barcelona dalam laga tunda melawan Osasuna. Pertandingan yang sedianya tertunda dua pekan lalu karena duka cita meninggalnya dokter tim Barcelona ini, kini menjadi tantangan baru bagi stamina kedua pemain. Belum cukup sampai di situ, dua hari kemudian, Barcelona kembali berlaga, kali ini menjamu Girona.

Situasi ini tentu jauh dari ideal. Apalagi Barcelona juga harus kehilangan Raphinha dan Ronald Araujo yang baru saja menyelesaikan tugas internasional di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, Pedri menunjukkan mental baja. Dikutip ESPN, ia menyatakan, "Kami memang sedikit lelah, tapi kami Barcelona. Jika mereka bilang kami harus main Kamis, ya kami bakal main. Kami akan melakukan apapun untuk menjuarai LaLiga."
Tekanan semakin terasa mengingat Barcelona saat ini memuncaki klasemen LaLiga 2024/2025 dengan 60 poin dari 27 pertandingan. Keunggulan mereka atas Real Madrid di posisi kedua hanya selisih gol, dan Real Madrid sendiri telah memainkan 28 laga. Tantangan besar bagi Yamal dan Pedri untuk menjaga performa terbaik di tengah jadwal pertandingan yang begitu padat.